Rabu, 21 Maret 2012

TEORI KEBENARAN (FILSAFAT ILMU)



Ita Rosfita (1215100010)
FILSAFAT ILMU
TP REG 2010

Tugas Essay
1.      Jelaskan tentang teori kebenaran
Jawab  :  Ada beberapa teori tentang kebenaran,yaitu:
a)      Teori Korespondensi yaitu suatu teori dinyatakan benar apabila  berkoresponden dengan fakta atau pernyataan yang ada atau objek yang dituju atau (corespondence theory of truth) menerangkan bahwa kebenaran atau sesuatu kedaan benar itu terbukti benar bila ada kesesuaian antara arti yang dimaksud suatu pernyataan atau pendapat dengan objek yang dituju/ dimaksud oleh pernyataan atau pendapat tersebut.
b)      Teori kebenaran Koherensi,yaitu suatu pernyataan benar apabila konsisten dengan pernyataan –pernyataan terdahulu yang kita terima dan kita ketahui kebenarannya atau arti yang dikandung koheren dengan pengalaman kita.
c)      Teori Pragmatisme,yaitu suatu teri atau dalil benar jika teori itu bermanfaat atau fungsional bagi kehidupan kita.
d)     Teori Konsensus yaitu suatu teori benar apabila teori itu berdasarkan paradigma atau perspektif tertentu dan komunitas ilmuwan mendukung paradigma tersebut.                        
e)      Agama sebagai teori kebenaran yaitu suatu teori benar jika sesuai dengan ajaran agama.

2.      Apa pengertian kebenaran?
Jawab : Definisi Kebenaran Dalam kamus umum Bahasa Indonesia (oleh Purwadarminta), ditemukan arti kebenaran, yaitu: 1. Keadaan yang benar (cocok dengan hal atau keadaan sesungguhnya); 2. Sesuatu yang benar (sungguh-sungguh ada, betul demikian halnya); 3. kejujuran, ketulusan hati; 4. Selalu izin, perkenanan; 5. Jalan kebetulan.
Kebenaran juga diartikan sebagai kenyataan yang tidak berkontradiksi, tidak ada kesalahan setitikpun di dalamnya. Tolok uji suatu kebenaran adalah persepsi umum yang dihasilkan dari kejujuran manusia yang menggunakan akal dan hati nuraninya.
3.      Apa bedanya benar dengan betul?
Jawab : menurut kamus besar Bahasa Indoesia , definisi benar dan betul yaitu Benar adalah sesuai sebagaimana adanya (seharusnya); tidak salah; tidak berat sebelah; adil; tidak bohong; sah. Sedangkan Betul adalah  sesungguhnya; tidak bohong; tidak salah; tidak keliru; sejati; bukan tiruan; bukan campuran; tulen; tepat; persis.
·         kata benar digunakan sebagai pernyataan dari sebuah pengakuan terhadap kebenaran (adanya sesuatu). Contohnya:  Pada tanggal 24 Desember 2004 terjadi gempa dan sunami di Nanggroe Aceh Darussalam. Yang memproklamirkan kemerdekaan Republik Indonesia adalah Ir. Soekarno. Kedua pernyataan tersebut diakui dan dikatakan benar
·         betul, yakni penunjukan tehadap  hubungan sebab dan akibat atau hukum kausalitas. Contohnya : 2 + 3 = 5, bunga di taman (dalam keadaan layu) kalau disiram dengan air akan menjadi segar. Kedua  kenyataan tersebut diakui, pengakuan untuk itu digunakan kata betul.

4.      Contoh kebenaran ilmiah atau kebenaran ilmu
Jawab : kasus patung Kouros yang telah diteliti dan dibuktikan keasliannya oleh puluhan pakar selama lebih dari 1,5 tahun di tahun 1983, bahkan juga dianalisa dengan berbagai alat canggih seperti mikroskop elektron, mass spectrometry, x-ray diffraction, dsb. Namun beberapa pakar lain (George Despinis, Angelos Delivorrias) menggunakan pendekatan intuitif sebagai ahli geologi dan mengatakan bahwa patung tersebut palsu (terlalu fresh, seolah tidak pernah terkubur, kelihatan janggal). Akhirnya patung itu dibeli dengan harga tinggi oleh museum J. Paul Getty di California dengan asumsi kebenaran ilmiah lebih bisa dipertanggungjawabkan. Kenyataan kemudian membuktikan bahwa semua dokumen tentang surat tersebut palsu, dan patung itu dipahat disebuah bengkel tempa di Roma tahun 1980. Cerita ini menjadi pengantar buku bestseller berjudul Blink karya Malcolm Gladwell.

5.      Apa ciri-ciri kebenaran ilmiah dianggap benar?
Jawab: Kebenaran ilmiah adalah suatu kebenaran yang dilihat berdasarkan kerangka ilmiah,artinya suatu pernyataan itu dianggap benar apabila dapat dibuktikan dan dipertanggunjawabkan secara ilmiah.Kebenaran ilmiah dapat dilihat dari ciri-ciri berikut , yaitu :
a)      Bersifat objektivitas,artinya bahwa sesuatu pernyataan itu benar bila sesuai dengan realita objeknya.
b)      Suatu pengetahuan itu diperoleh melalui prosedur tertentu dandengan     metode ilmiah.
c)      Kebenaran ilmiah tidaklah permanen tetapi berusaha untuk mendekati  kebenaran dari objeknya (ilmu-alam ) atau intersubjektif ( ilmu-ilmu sosial )
d)     Kebenaran ilmiah ,validitasnya bersifat hipotesis,relatif dan koeksistensi

Sumber:
http://id.shvoong.com/social-sciences/sociology/1900134-filsafat-ilmu-sebuah-pengantar-populer/#ixzz1pC8IyrI6
http://lambokpurba.wordpress.com/2010/04/13/ontologi-ilmu/
http://jalius12.wordpress.com/2009/08/22/%E2%80%9C-b-e-n-a-r-%E2%80%9C/

2 komentar:

  1. kak ita, bagus blognya bermanfaat,
    hahahhhahaaa

    BalasHapus
  2. hei kau nona manis, kamu juga blognya bermanfaat,hhee. bagus pula..
    biar gak kosong aja ini blog aku

    BalasHapus